Analisis Kesulitan dalam Memecahkan Masalah Soal Cerita Matematika dan Bentuk Scaffolding yang Diberikan Pada Peserta Didik Kelas X SMA Al Maarif NU Sinah …

BN Lombasari, S Subarinah, S Azmi… - Jurnal Ilmiah Profesi …, 2022 - jipp.unram.ac.id
BN Lombasari, S Subarinah, S Azmi, N Kurniati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 2022jipp.unram.ac.id
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesulitan yang dialami peserta didik, bentuk
scaffolding yang diberikan, dan kemampuan peserta didik setelah diberikan scaffolding
dalam memecahkan masalah soal cerita matematika. Materi yang digunakan adalah sistem
persamaan linear tiga variabel (SPLTV). Penelitian ini dilakukan di kelas X SMA Al Maarif
NU Sinah Pengembur pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 dengan subjek yang
terdiri dari 15 peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data …
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesulitan yang dialami peserta didik, bentuk scaffolding yang diberikan, dan kemampuan peserta didik setelah diberikan scaffolding dalam memecahkan masalah soal cerita matematika. Materi yang digunakan adalah sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV). Penelitian ini dilakukan di kelas X SMA Al Maarif NU Sinah Pengembur pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 dengan subjek yang terdiri dari 15 peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa hasil tes diagnosis, hasil wawancara, proses scaffolding, dan tes kemampuan memecahkan masalah. Kesulitan yang dialami peserta didik diantaranya: 1) memahami masalah (menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal); 2) merencanakan penyelesaian (membuat model matematika); 3) menyelesaikan permasalahan (mengoperasikan model matematika); 4) memeriksa kembali (memeriksa kebenaran jawaban termasuk menarik kesimpulan). Ditinjau dari tahapan pemecahan masalah menurut Polya scaffolding yang diberikan disesuaikan dengan letak kesulitan dalam memecahkan masalah soal cerita yaitu; pada tahap memahami masalah scaffolding yang diberikan ialah explaining, reviewing dan restructuring), pada tahap merencanakan penyelesaian dan menyelesaikan permasalahan yaitu reviewing dan restructuring. Sedangkan pada tahap memeriksa kembali scaffolding yang diberikan ialah explaining, reviewing, restructuring, dan developing conseptual thingking. Berdasarkan hasil analisis tes kemampuan memecahkan masalah kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah soal cerita matematika setelah diberikan scaffolding rata-rata nilainya adalah 73, 75 yang termasuk dalam kategori baik.
jipp.unram.ac.id
以上显示的是最相近的搜索结果。 查看全部搜索结果